Minggu, 18 Desember 2011

18.05 - No comments

Kalimah Fi'il dan Tandanya


Kalimah Fi'il atau Kata Kerja dalam bahasa arab didefinisikan sebagai berikut :
هُوَ كَلِمَةٌ دَلَّتْ عَلَى مَعْنًى فِى نَفْسِهَا وَاقْتُرِنَتْ بِاَ حَدِ الاَزْمِنَةِ الثَلاَثَةِ وَضْعًا
Artinya: Kalimah fi'il adalah kalimah yang menunjukkan terhadap maknanya dengan disertai salah satu dari zaman yang tiga.

 Kalimah fi'il dalam penggunaan maknanya harus diserta salah satu zaman (waktu), zaman yang dimaksud adalah zaman madhi (lampau), hal (sekarang), istiqbal (akan datang). contoh
Zaman madhi : جَاءَ مُحَمَّدٌ  (Telah datang Muhammad)
zaman hal : يقْرَأُ مُحَمَّدٌ القُرْانَ (Muhammad sedang membaca al Quran)
zaman istiqbal : سَيَجِيْئُ مُحَمَّدٌ (Muhammad akan datang)

Tanda Kalimah Fi'il
Kalimah fi'il bisa dibedakan dengan yang lainnya dengan beberapa ciri sebagai berikut :

1. Qod Harfiyyah (قد)
Qod harfiyah adalah kalimah huruf yang hanya bisa masuk pada kalimah fi'il, baik fi'il madhi atau mudhore'
Contoh : 
Fiil Madhi قَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَ (Benar benar telah berbahagia orang-orang mukmin)
Fiil Mudhore' قد يجيء محمدٌ (Terkadang muhammad datang/ muhammad sering datang)

2. Sin Tanfis (سين التنفيس)
Sin tanfis (سَ) adalah huruf sin yang masuk hanya pada fi'il mudhore dan menyebabkan makna fi'il mudhore menunjukkan pada zaman istiqbal.
contoh :
سَيَجِيْئُ مُحَمَّدٌ (Muhammad akan datang)

3. Saufa (سَوْفَ)
Seperti halnya sin tanfis, saufa juga hanya masuk pada fi'il mudhore, dan menunjukkan zaman istiqbal, tetapi biasanya saufa menunjukkan istiqbal yang lebih jauh (بعيد).
Contoh :
سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ (Kalian akan mengetahuinya)
4. Ta Tanis (تاء التأنيث)
Ta tanis adalah ta yang mati yang hanya masuk diakhir fi'il madhi. Ta tanis menunjukkan bahwa fail (Subjek) dari fiil madhi yang dimasukinya adalah perempuan.
Contoh : 
جَائَتْ فَاطِمَةٌ (Fatimah telah datang)
5. Dhomir Mutaharrik Marfu'
 Dhomir mutaharrik marfu' adalah isim dhomir (kata ganti) yang berada pada tempat kalimah yang dirofa'kan yaitu berada pada tempatnya fa'il. Dhomir ini hanya masuk pada akhir fi'il madhi.
Contoh : dhomir تَ yang terdapat pada
وَاِذَا قَرَأْتَ الْقُرْاَنَ

6. Ya dhomir wahdah muannatsah mukhotobah
 Dhomir wahdah muannatsah mukhotobah adalah dhomir yang menunjukkan bahwa yang mengerjakan (fa'il) adalah seorang wanita yang sedang diajak bicara (Mukhatabah). Dhomir ini bentuknya adalah ya (ي) yang masuk pada fi'il mudhore dan fi'il amar.
Contoh :
 تَقْرَئِيْنَ الْقُرْاَنَ (Kamu -seorang perempuan- sedang membaca al Quran)
إِقْرَئِيْ الْقُرْانَ (Bacalah olehmu al Quran)

 7. Nun Jamak innats
Nun jamak inats adalah Nun yang menunjukkan perempuan banyak, masuk pada fi'il mudhore dan fi'il amar.
Contoh :
هٌنَّ يَقْرَأْنَ الْقُرْاَنَ (Mereka -perempuan - sedang membaca al Quran)
إِقْرَأْنَ الْقُرْاَنَ (Bacalah oleh kalian al Quran)

Wallahu A'lam Bishawab

0 komentar:

Poskan Komentar