الاِعْرَاب و البِنَاء
A.    DEFINISI I'RAB
الاِعْرَبُ هَو تَغْيِيرُ أَوَاخِرِ الكَلَمِ لاِخْتِلَافِ العَوَامِلِ الدَّاخِلَةِ عَلَيهَا لَفْظًا اَو تَقْدِيرًا
"I'rab adalah perubahan-perubahan akhir kalimat karena perbedaan amil-amil yang masuk kepada kalimat tersebut baik lafadznya maupun perkiraannya".
-       Contoh yang berubah lafadznya (perubahannya terlihat jelas pada akhir lafadznya):
عَلَّمَنَا المُدّرُّسُ            اِحْتَرَمْنَا المُدَرِّسَ                   سَلَّمْتُ عَلى المُدَرِّسِ
صَلّى المُسْلِمُونَ          رَحِمَ اللّه المُسْلِمِينَ                  اَرْغَبُ فى المُسْلِمِينَ
انا اَغْتَسِلُ                 اَرِيْدُ اَن اَغْتَسِلَ           كُنْتُ لَم اَغْتَسِلْ
-       Contoh yang berubah perkiraannya (perubahannya tidak nampak jelas pada akhir lafadznya):
ذَالِكَ الفَتَى                 اَحْبَبْنَا الفَتَى               قَوِيَ البِلادُ بِالفَتَى
كِتَابى مُهِمٌّ                 انَّ كِتابِى جَدِيدٌ            اِعْتَنَيْتُ بِكِتَابِى
Kata-kata yang di garis bawahi pada contoh-contoh di atas adalah kalimat-kalimat yang mengalami perubahan akhir, karena perbedaan amil-amil yang masuk kedalam kalimat tersebut. Kata  المُدَرُّسُ, المُسْلِمُونَ, اَغْتَسِلُ, الفَتَى, dan كِتَابى suka disebut dengan kalimat mu'rab artinya yang dikenai hukum I'rab. Adapun kata الفَتَى dan كِتَابى, perubahannya samar karena keduanya diakhiri dengan alif sukun setelah harkat fathah dan ya sukun setelah harkat kasrah sehingga menghalangi untuk irab secara lafdzi, oleh karena itu perubahnnya hanya sebatas perkiraan saja.
B.     DEFINISI BINA     
لُزُوْمُ اَوَاخِرِ الكَلِمِ حَالَةً وَاحِدَةً وَاِنْ اخْتَلَفَتْ العَوَامِلُ الّتَى تَسْبِقُها
"Tetapnya akhir-akhir kalimat dalam satu keadaan meskipun berbeda-bedanya amil yang mendahuluinya itu". Contoh:
يَسُرُّنى مَنْ نَصَرَنى                كَافَأتُ مَنْ سَاعَدَنى                اَحْسَنْتُ اِلى مَنْ عَلَّمَنى
شَغَلَنى ذَالِك الأَمْرُ                  وَجَّهْتُ ذَالِك الأَمْرَ                  تَغَلَّبْتُ على ذَالِك الأَمْرِ
Kata مَنْ dan ذَالِك, pada contoh di atas, sama sekali tidak mengalami perubahan akhir kalimat meskipun ada amil yang mendahuluinya, oleh karena itu kedua kalimat di atas disebut  "mabni", artinya yang dikenai hukum bina.
Di antara golongan-golongan kalimat yang yang dihukumi mabni adalah:
a. Isim dlomir              b. Isim Isyarah             c. Isim maushul
d. Isim Istifham            e. Isim Syarat               f. Fiil madly
g. Fiil Amr, dll.
Adapun kalimat haraf maka seluruhnya dihukumi mabni.
C.   PEMBAGIAN I'RAB
I'rab terbagi menjadi empat bagian, yaitu:
1.     I'rab rafa'
تَغَيُّرُ مَخْصُوصٌ عَلاَ مَتُهُ الضَّمَّةُ وَمَا نَابَ عَنْهَا
Perubahan yang dikhusukan, cirinya dlommah dan sesuatu yang menggantikan dlommah
2.     I'rab Nashab
تَغَيُّرُ مَخْصُوصٌ عَلاَ مَتُهُ الفَتْحَةُ وَمَا نَابَ عَنْهَا
Perubahan yang dikhusukan, cirinya fathah dan sesuatu yang menggantikan fathah
3.     I'rab Khafadz/Jar
تَغَيُّرُ مَخْصُوصٌ عَلاَ مَتُهُ الالكَسْرَةُ وَمَا نَابَ عَنْهَا
Perubahan yang dikhusukan, cirinya kasrah dan sesuatu yang menggantikan kasrah
4.     I'rab Jazm

تَغَيُّرُ مَخْصُوصٌ عَلاَ مَتُهُ السُّكُونُ وَمَا نَابَ عَنْهَا
Perubahan yang dikhusukan, cirinya sukun dan sesuatu yang menggantikan sukun
D.   I'rab Pada Kalimat Isim
Hukum I'rab yang trdapat dalam kalimat isim adalah rafa', nashab dan khafadz. Kalimat isim tidak bisa dipengaruhi oleh I'rab jazm. Contoh:
مُحَمًّدٌ رَسُولُ اللّه
رَأَيتُ مُحَمًّدًا فى المَنَامِ
آمَنْتُ بِمُحَمًّدٍ رَسُولِ اللّهِ
E.   Irab Pada Kalimat Fiil
Hukum I'rab yang trdapat dalam kalimat fiil adalah rafa', nashab dan jazm. Kalimat fiil tidak bisa dipengaruhi oleh I'rab khafadz. Contoh:
يَقْرَأُ اَحْمَدُ القُرْآنَ
اَحْمَدُ يُرِيدُ اَنْ يَقْرَأَ القُرْآنَ
اَحْمَدُ لَمْ يَقْرَأْ القُرْآنَ