Tulisan ini menceritakan sebuah keluarga, dan sepasang suami istri sebut saja Abdulloh dan  Kemprus mereka ini mempunyai sepasang dua anak kembar.

  • Abdulloh: زوجتي   Assalamu alaikum warahmtullah wb. ”sambil melangkah dengan hati berdebar ”.

Kuhadiahkan untukmu dua kalimat; cahaya persaudaraan dan lezatnya akan mahabbah.
Kubisikkan kedalam telingamu dan kukirim kedalam lubuk hatimu,dan kuantarkan kedalam ruhmu yang berharga itu. Kau menceritakan sebuah peti yang di rekati dengan mutiara yang tersimpan, dan Sang pena berputar,menyebrangi tepi-tepi sungai  sampai kedasar laut sambil berdayun bersamamu.



 

يا جوهرة مضيئة
اWahai intan yang menerangi
يا لؤلؤ ة مكنون
Wahai mutiara yang tersimpan
يا د رة مصونة
Wahai intan yang terpelihara


Kumenangis karena ilmumu,kumenangis karena bacaanmu , , kumenangis karena sifat malumu kumenangis, karena akhlak dan sikapmu,tidak pernak aku temukan orang seperti dirimu selama hidupku.

  • kemprus: wa alaikum salam warahmatullah wb.”dengan tersipu-sipu malu”. mas ini ada-ada aja, jangan berlebihan mas kalau memuji.
  • Abdulloh: Alhamdulillah kini kita telah menjalani hidup baru.
  • kemprus: iya mas, Tapi aku bingung dan hatiku berdebar, mungkin ini karena pertama kali  aku bersama seorang laki-laki.
  •  ……………: setelah beberapa bulan.
  • Abdulloh: bu kenapa kamu beberapa hari ini kelihatan kurang sehat.
  • kemprus: iya ni mas beberapa hari ini saya lemes sekali, dan perutku mual-mual dan skaligus muntah-muntah. ada apa ya pak?.
  • Abdulloh: bu mungkin kamu sedang hamil.
  • kemprus: tidak mungkin pak Mungkin  aku tadi kebanyakan makan petotes ( pette)
  • Abdulloh: ayo bu coba aja kita periksa ke dokter .
  • kemprus: tidak pak aku takut di suntik, karena aku paling takut melihat jarum suntik.
  • Abdulloh: jangan takut bu, tidak di suntik kok.
  • kemprus: iya deeeeeh pak, kalau begitu aku mau .
  • Dokter: selamat anda berdua. Istri anda telah hamil, dan lebih beruntungnya perut istri anda berisi janin kembar.
  • Dokter: pak Abdulloh sini sebentar.
  • Abdulloh: ada apa dock.
  • Dokter: sudah berapa bulan istri anda hamil ?.
  • Abdulloh: sudah  empat tahun dua bulan sepulu hari setengah malam.
  • Abdulloh: lalu bagaimana dock apa ada masalah dengan kandungan istri saya.
  • Dokter: jangan kawatir, kandungan istri  anda baik-baik saja.
  • kemprus: pak sini sebentar, cepat pak.
  • Abdulloh: ada apa Bu ?.
  • kemprus : coba kamu dengarkan, di perut aku ini, ayo pak cepat.
  • Abdulloh: iya ada apa?. Sepertinya penting sekali.
  • kemprus: perut saya bergerak-gerak, dan terasa ada yang menendang mungkin anak kita sedang bertengkar.
  • Abdulloh: iya bu, saya mendengar bisikan mereka, mereka  sedang membahas kitab kailani dan jurmia saligus menghafalkan, dan kayaknya lagi, mereka sedang merebutkan sesuatu.
  • Abdulloh: ngomong-ngomong kalau anak kita lahir, mau di kasih nama apa ya?.
  • kemprus: kalau menurut aku ya terserah bapak saja yang penting nama yang baik.
  • Abdulloh: gini aja bu, kalau laki-laki aku yang memberi nama, tapi kalau perempuan kamu yang memberi.
  • kemprus : ya kalau begitu aku setuju.
  • Abdulloh: kalau laki-laki aku beri nama Asyraful azam dan salmun azam.
  • kemprus : kalau aku, beri nama Lutfatunnisa’ kemprus dan Ulfatunnisakemprus.
  • Abdulloh: ya aku setuju bu, karena nama itu sangat serasi sekali.
  • kemprus: Alhamdulillah pak anak kita sudah lahir.
  • Abdulloh: aduh buuuu lucu bangeeeeeee……..et anak kita, ternyata anak kita laki-laki .
  • kemprus: lihat ni pak, salmun azam sudah berani memukul pipi aku.
  • Abdulloh: ya bu, salmu juga sudah berani menghisap rokok saya, dan telah menghabiskan dua batang.
  • kemprus: lucu ya pak.
  • Abdulloh: iya bu …………uuuuuuuuuuu lucu banget!.
Tulisan ini hanya Refresing, untuk menghilangkan kejenuhan, biar pikiran tidak terlalu panik.