twitter

Pages

Rabu, 14 Desember 2011

Resume Pengajian


Bismillaahirrahmaanirrahiim…………………….
HAID
يسئلونك عن المحيض - البقرة -
Dari keterangan diatas dijelaskan bahwasanya ketika itu orang yahudi menanyakan tentang haid. Mereka menceritakan bahwa ketika wanita yahudi kedatangan haid mereka merasa tersiksa oleh suaminya, kenapa? Karena mereka selalu diasingkan bahkan dikeluarkan dari rumah mereka sampai-sampai mereka dikurung disebuah kandang yang dikhususkan bagi wanita yang sedang haid, padahal menurut keterangan wanita yang sedang haid hanya tidak boleh  digauli saja atau di dzukhul. Tetapi kebiasaan orang-orang yahudi wanita yang haid itu tidak digauli dan di asingkan.
Kalau untuk orang-orang Nasrani bagi wanita-wanita yang sedang haid mereka tidak ada bedanya dengan wanita-wanita yang tidak haid dalam artian mereka selalu digauli atau di dzukhul.
Nah kalau orang islam ketika ada wanita yang   sedang haid mereka tidak menggauli mereka dan tidak mengasingkan atau mengeluarkan mereka dari rumah, jadi orang islam itu tengah-tengah antara orang-orang yahudi dan Nasrani.
 Setelah mereka suci dari haid maka gaulilah mereka lewat jalan yang telah Alloh perintahkan kepadamu yaitu jalan depan atau Qubul baik dari arah depan ataupun arah belakang yang penting qubul.
Pada waktu itu Rasul mengadakan pengajian bersama ibu-ibu, kemudian Rasulullaoh memerintahkan kepada kaum perempuan supaya memperbanyak sodakoh, kenapa? Karena pada waktu rasulullah Isra’ Mi’raj rasulullah melihat kebanyakan penghuni neraka adalah kaum perempuan.

Mengapa harus mengeluarkan zakat karena :
1.      Sodaqoh dapat menolak bala.
2.      Sodaqoh dapat menjadi penghalang api neraka.
Setelah itu ada seorang ibu yang melaporkan suatu kejadian kepada Rasul. Ibu itu berkata “Ya rasulullah ada seorang ibu yang sangat rajin solat, zakat, infaq, dan sodaqoh tetapi ibu itu selalu iri dengki terhadap tetangganya sehingga tetangganya tidak pernah merasa tenang. Rasul menjawab “La Khoero Fiiha”Tadak ada satupun kebaikannya. Berarti berakhlakul karimah itu sangat ditekankan karena akhlak itu Nisfuddin artinya setengahnya agama dan juga sebaik-baik manusia adalah yang baik akhlaknya.
Didalam al-qur’an dijelaskan bahwasanya tipu daya wanita lebih besar daripada tipu daya syetan, mengapa?karena apabila seorang yang ahli ibadah digoda oleh syetan masih bisa terhindar tetapi ketika seorang ahli ibadah itu digoda oleh wanita mereka sulit untuk menghindar contohnya Barsisho.
Dan juga apabila suatu Negara ingin kuat maka kaum wanita harus kuat, karena wanita adalah tiangnya Negara.
Hati-hati wanita racun dunia kayak lagunya The Changcuter.
Rsulullah SAW berkata “Wanita itu kurang akal dan agamanya.
a.      Kurang akalnya karena ketika di suatu rumah tangga terjadi persengketaan itu antara penggugat dan tergugat masing-masing harus mempunyai saksi, nah disinilah kekurangan perempuan, kalau laki-laki cukup dua orang saksi laki-laki, tetapi kalau perempuan saksinya dua kali lipat dari laki-laki yaitu empat. Disinilah mengapa perempuan kurang akalnya.
b.      Kurang agamanya karena disuatu saat wanita akan tinggi badan dalam artian ketika kaum laki-laki melakukan ibadah mereka kedatangan tamu yaitu Haid, yang menjadikan mereka meninggalkan ibadah untuk sementara waktu, serta mereka haram membaca al qur’an, nah disinilah wanita dikatakan kurang agamanya.
Haid haruslah disyukuri karena wanita yang haid itu berarti sehat, sebaliknya wanita yang tidak haid berarti wanita yang tidak subur, kebanyakan tidak mempunyai anak, tetapi jika wanita yang tidak haid tapi mempunyai anak berarti wanita itu luar biasa seperti putri Rasulullah siti Fatimah azzahra.
Siti Aisyah berkata “Kami diperintah oleh Alloh untuk mengqodo puasa tetapi kami tidak diperintahkan untuk mengqodo sholat . Berarti bagi wanita yang haid di bulan ramadhan setelah suci mereka hanya diperintahkan mengqodo puasa.
a.      Mu’taddah adalah seorang yang haid, yang haidnya tetap. Apabila dia haid tanggal 5,6,7,8,9, dan tanggal 10 suci, kemudian haid selanjutnya sama pada tanggal 5,6,7,8,9, dan tanggal 10 suci, nah wanita itu berarti wanita Mu’taddah yaitu haidnya tetap.
b.      Mumayyizah adalah Mampu membedakan darah haid.
1.      Apabila wanita haid dari tanggal 1 sampai tanggal 5 warna darah haidnya hitam, kemudian dari tanggal 6 sampai tanggal 10 warna darah haidnya Merah, kemudian dari tanggal 11 sampai tanggal 20 darah haidnya kuning, Maka yang dihitung darah haid adalah warna darah haid yang pertama yaitu tanggal 1-5 karena haidnya melewati 15 hari.
2.      Apabila wanita haid dari hari pertama warna darahnya merah, hari kedua hitam, dan hari ketiga kuning, maka semuanya itu darah haid karena pergantian darahnya tidak melewati 15 hari.


(Pengajian Maghrib, Fiqh Sunnah)


Resume Pengajian


Bismillaahirrahmaanirrahiim…………………….
MENCEGAH MARAH
Sesungguhnya marah adalah ruhaknya neraka, maka apabila seseorang marah dalam keadaan berdiri maka duduklah, dan apabila seseorang itu sedang duduk maka berbaringlah sambil menempelkan badan ke tanah karena nantinya dia akan ingat hakekat mereka.
Jagalah olehmu jangan sampai kau marah karena marah itu dapat menghidupkan atau membakar dalam hati anak adam kepada neraka. Apabila sedang marah maka kedua matanya akan merah dan otot-ototnya membesar. Nabi Muhammad SAW berkata “ Sesungguhnya dari kamu sekalian terdapat seseorang yang cepat marahnya dan cepat sembuhnya serta ada juga dua orang yang berbeda yang pertama orang tersebut susah marahnya dan susah sembuhnya dari marah, orang yang kedua sebaliknya dia cepat marahnya dan cepat sembuhnya”. Nabi pun berkata “ Sebaik-baik orang dari kamu sekalian adalah orang yang susah marahnya dan cepat sembuhnya dari marah, dan seburuk-buruk orang dari kamu sekalian adalah orang yang cepat marahnya dan sulit sembuhnya dari marah.
Diceritakan ada seorang jariyah yang sedang membawa sayur panas kemudian dia terpeleset sehingga sayur panas yang dia bawa tumpah mengenai Maemun bin mihron, sehingga Maemun bermaksud memukulnya, tetapi jariyah tersebut berkata kepada Maemun  “Wahai tuanku amalkanlah olehmu firman Alloh “Walkaadimiinal Ghoidz” Bendunglah oleh kalian marah, sehingga Maemun menjawab Baiklah saya akan mengerjakannya, Jariyah berkata lagi “Maafkanlah mereka dan berbuat baiklah, sesungguhnya alloh mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan. Sehingga setelah memaafkannya Maemun memerdekakan jariyah tersebut.
Ingat! Tiga perkara yang apabila kamu tidak memilikinya maka kamu tidak akan merasakan rasanya iman :
1.      Murah hati, karena murah hati dapat mencegah kebodohan orang yang bodoh.
2.      Waro’, yaitu menjaga daripada barang yang haram.
3.      Budi Pekerti yang baik kepada manusia.
Jadi janganlah kalian marah karena marah akan menyesatkanmu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

(Pengajian Ashar, Tanbihul Ghofilin, Hal. 73)
Bersambung……………..

Rabu, 07 Desember 2011

ABU BAKAR

Abu Bakar (bahasa Arab: أبو بكر الصديق, Abu Bakr ash-Shiddiq) (lahir: 572 - wafat: 23 Agustus 634/21 Jumadil Akhir 13 H) termasuk di antara mereka yang paling awal memeluk Islam. Setelah Nabi Muhammad wafat, Abu Bakar menjadi khalifah Islam yang pertama pada tahun 632 hingga tahun 634 M. Lahir dengan nama Abdullah bin Abi Quhafah, ia adalah satu diantara empat khalifah yang diberi gelar Khulafaur Rasyidin atau khalifah yang diberi petunjuk. .


Nama

Nama lengkapnya adalah 'Abd Allah ibn 'Utsman bin Amir bi Amru bin Ka'ab bin Sa'ad bin Taim bin Murrah bin Ka'ab bin Lu'ay bin Ghalib bin Fihr al-Quraishi at-Tamimi'. Bertemu nasabnya dengan nabi SAW pada kakeknya Murrah bin Ka'ab bin Lu'ai. Dan ibu dari abu Bakar adalah Ummu al-Khair salma binti Shakhr bin Amir bin Ka'ab bin Sa'ad bin Taim yang berarti ayah dan ibunya sama-sama dari kabilah bani Taim.
Abu Bakar adalah ayah dari Aisyah, istri Nabi Muhammad. Nama yang sebenarnya adalah Abdul Ka'bah (artinya 'hamba Ka'bah'), yang kemudian diubah oleh Muhammad menjadi Abdullah (artinya 'hamba Allah'). Muhammad memberinya gelar Ash-Shiddiq (artinya 'yang berkata benar') setelah Abu Bakar membenarkan peristiwa Isra Miraj yang diceritakan oleh Muhammad kepada para pengikutnya, sehingga ia lebih dikenal dengan nama "Abu Bakar ash-Shiddiq".

Kehidupan sebelum Muhammad

Abu Bakar dilahirkan di kota Mekkah dari keturunan Bani Tamim (Attamimi), sub-suku bangsa Quraisy. Beberapa sejarawan Islam mencatat ia adalah seorang pedagang, hakim dengan kedudukan tinggi, seorang yang terpelajar serta dipercaya sebagai orang yang bisa menafsirkan mimpi.

] Era bersama Nabi

Ketika Muhammad menikah dengan Khadijah binti Khuwailid, ia pindah dan hidup bersama Abu Bakar. Saat itu Muhammad menjadi tetangga Abu Bakar. Sama seperti rumah Khadijah, rumahnya juga bertingkat dua dan mewah[rujukan?]. Sejak saat itu mereka berkenalan satu sama lainnya. Mereka berdua berusia sama, pedagang dan ahli berdagang.

Memeluk Islam

Dalam kitab Hayatussahabah, bab Dakwah Muhammad kepada perorangan, dituliskan bahwa Abu bakar masuk Islam setelah diajak oleh Nabi[1] Abubakar kemudian [dakwah|mendakwahkan] ajaran Islam kepada Utsman bin Affan, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Saad bin Abi Waqas dan beberapa tokoh penting dalam Islam lainnya.
Istrinya Qutaylah binti Abdul Uzza tidak menerima Islam sebagai agama sehingga Abu Bakar menceraikannya. Istrinya yang lain, Um Ruman, menjadi Muslimah. Juga semua anaknya kecuali 'Abd Rahman bin Abu Bakar, sehingga ia dan 'Abd Rahman berpisah.

[sunting] Penyiksaan oleh Quraisy

Sebagaimana yang juga dialami oleh para pemeluk Islam pada masa awal. Ia juga mengalami penyiksaan yang dilakukan oleh penduduk Mekkah yang mayoritas masih memeluk agama nenek moyang mereka. Namun, penyiksaan terparah dialami oleh mereka yang berasal dari golongan budak. Sementara para pemeluk non budak biasanya masih dilindungi oleh para keluarga dan sahabat mereka, para budak disiksa sekehendak tuannya. Hal ini mendorong Abu Bakar membebaskan para budak tersebut dengan membelinya dari tuannya kemudian memberinya kemerdekaan.
Ketika peristiwa Hijrah, saat Nabi Muhammad SAW pindah ke Madinah (622 M), Abu Bakar adalah satu-satunya orang yang menemaninya. Abu Bakar juga terikat dengan Nabi Muhammad secara kekeluargaan. Anak perempuannya, Aisyah menikah dengan Nabi Muhammad beberapa saat setelah Hijrah.

[sunting] Menjadi Khalifah

Selama masa sakit Rasulullah SAW saat menjelang ajalnya, dikatakan bahwa Abu Bakar ditunjuk untuk menjadi imam salat menggantikannya, banyak yang menganggap ini sebagai indikasi bahwa Abu Bakar akan menggantikan posisinya. Segera setelah kematiannya, dilakukan musyawarah di kalangan para pemuka kaum Anshar dan Muhajirin di Madinah, yang akhirnya menghasilkan penunjukan Abu Bakar sebagai pemimpin baru umat Islam atau khalifah Islam pada tahun ((632)) M.
Apa yang terjadi saat musyawarah tersebut menjadi sumber perdebatan. Penunjukan Abu Bakar sebagai khalifah adalah subyek yang sangat kontroversial dan menjadi sumber perpecahan pertama dalam Islam, dimana umat Islam terpecah menjadi kaum Sunni dan Syi'ah. Di satu sisi kaum Syi'ah percaya bahwa seharusnya Ali bin Abi Thalib (menantu nabi Muhammad) yang menjadi pemimpin dan dipercayai ini adalah keputusan Rasulullah SAW sendiri sementara kaum sunni berpendapat bahwa Rasulullah SAW menolak untuk menunjuk penggantinya. Kaum sunni berargumen bahwa Muhammad mengedepankan musyawarah untuk penunjukan pemimpin.sementara muslim syi'ah berpendapat bahwa nabi dalam hal-hal terkecil seperti sebelum dan sesudah makan, minum, tidur, dll, tidak pernah meninggal umatnya tanpa hidayah dan bimbingan apalagi masalah kepemimpinan umat terahir. Banyak hadits yang menjadi rujukan dari kaum Sunni maupun Syi'ah tentang siapa khalifah sepeninggal Rasulullah saw, serta jumlah pemimpin islam yang dua belas. Terlepas dari kontroversi dan kebenaran pendapat masing-masing kaum tersebut, Ali sendiri secara formal menyatakan kesetiaannya (berbai'at) kepada Abu Bakar dan dua khalifah setelahnya (Umar bin Khattab dan Usman bin Affan). Kaum sunni menggambarkan pernyataan ini sebagai pernyataan yang antusias dan Ali menjadi pendukung setia Abu Bakar dan Umar. Sementara kaum syi'ah menggambarkan bahwa Ali melakukan baiat tersebut secara pro forma, mengingat ia berbaiat setelah sepeninggal Fatimah istrinya yang berbulan bulan lamanya dan setelah itu ia menunjukkan protes dengan menutup diri dari kehidupan publik.

[sunting] Perang Ridda

Segera setelah suksesi Abu Bakar, beberapa masalah yang mengancam persatuan dan stabilitas komunitas dan negara Islam saat itu muncul. Beberapa suku Arab yang berasal dari Hijaz dan Nejed membangkang kepada khalifah baru dan sistem yang ada. Beberapa di antaranya menolak membayar zakat walaupun tidak menolak agama Islam secara utuh. Beberapa yang lain kembali memeluk agama dan tradisi lamanya yakni penyembahan berhala. Suku-suku tersebut mengklaim bahwa hanya memiliki komitmen dengan Nabi Muhammad SAW dan dengan kematiannya komitmennya tidak berlaku lagi. Berdasarkan hal ini Abu Bakar menyatakan perang terhadap mereka yang dikenal dengan nama perang Ridda. Dalam perang Ridda peperangan terbesar adalah memerangi "Ibnu Habib al-Hanafi" yang lebih dikenal dengan nama Musailamah Al-Kazab (Musailamah si pembohong), yang mengklaim dirinya sebagai nabi baru menggantikan Nabi Muhammad SAW. Musailamah kemudian dikalahkan pada pertempuran Akraba oleh Khalid bin Walid.

Ekspedisi ke utara

Setelah menstabilkan keadaan internal dan secara penuh menguasai Arab, Abu Bakar memerintahkan para jenderal Islam melawan kekaisaran Bizantium dan Kekaisaran Sassanid. Khalid bin Walid menaklukkan Irak dengan mudah sementara ekspedisi ke Suriah juga meraih sukses.

Qur'an

Abu Bakar juga berperan dalam pelestarian teks-teks tertulis Al Qur'an. Dikatakan bahwa setelah kemenangan yang sangat sulit saat melawan Musailamah dalam perang Ridda, banyak penghafal Al Qur'an yang ikut tewas dalam pertempuran. Umar lantas meminta Abu Bakar untuk mengumpulkan koleksi dari Al Qur'an. oleh sebuah tim yang diketuai oleh sahabat Zaid bin Tsabit, mulailah dikumpulkan lembaran-lembaran Al-quran dari para penghafal Al-Quran dan tulisan-tulisan yang terdapat pada media tulis seperti tulang, kulit dan lain sebagainya,setelah lengkap penulisan ini maka kemudian disimpan oleh Abu Bakar. setelah Abu Bakar meninggal maka disimpan oleh Umar bin Khaththab dan kemudian disimpan oleh Hafsah, anak dari Umar dan juga istri dari Nabi Muhammad SAW. Kemudian pada masa pemerintahan Usman bin Affan koleksi ini menjadi dasar penulisan teks al Qur'an yang dikenal saat ini.

Kematian

Abu Bakar meninggal pada tanggal 23 Agustus 634 di Madinah karena sakit yang dideritanya pada usia 61 tahun. Abu Bakar dimakamkan di rumah putrinya Aisyah di dekat masjid Nabawi, di samping makam Nabi Muhammad.

Referensi

  1. ^ Dakwahnya Nabi saw kepada Abubakar,Malaulana Yusufrah,menulis, Diriwayatkan oleh Abu Hasan Al-Athrabulusi ,sebagaimana disebutkan dalam Al-Bidayah .3/29 dari Aisyah r.ha,ia berkata_Sejak zaman jahiliyah ,Abubakar adalah kawan Rasulullah saw. Pada suatu hari ,dia hendak menemui Rosulullah saw,ketika bertemu dengan Rosulullah saw ,dia berkata_Wahai Abul Qosim(panggilan Nabi), ada apa denganmu ,sehingga engkau tidak terlihat di majelis kaummu dan orang -orang menuduh bahwa engkau telah berkata buruk tentang nenek moyangmu dan lain lain lagi?,Rasulullah saw bersabda, sesungguhnya aku adalah utusan Allah swt dan aku mengajak kamu kepada Allah swt.,setelah selesai Rosulullah saw berbicara ,Abu Bakar pun langsung masuk Islam.Melihat keislamannya itu beliau gembira sekali ,tidak ada seorangpun yang ada di antara kedua gunung di Mekkah yang merasa gembira melebihi kegembiraan beliau.Kemudian Abubakar menemui Utsman bin Affan,Thalhah bin Ubaidillah,Zubair bin Awwam,dan Saad bin Abi Waqas r.hum,mengajak mereka untuk masuk Islam.Lalu,merekapun masuk Islam.Hari berikutnya Abu bakar menemui Utsman bin Mazhum,Abu Ubaidah bin Jarrah,Abdurarahman bin Auf,Abu Salamah bin Abdul Saad,dan Arqam bin Abil Arqam r.hum,juga mengajak mereka untuk masuk Islam,dan mereka semua juga masuk Islam.

SALMAN AL FARISI

Salman al-Farisi (Persia:سلمان فارسی, Arab:سلمان الفارسي) adalah sahabat Nabi Muhammad yang berasal dari Persia. Dikalangan sahabat lainnya ia dikenal dan dipanggil dengan nama Abu Abdullah.

Biografi

Salman al-Farisi pada awal hidupnya adalah seorang bangsawan dari Persia, sebagai seorang Persia ia menganut agama Majusi, tapi ia tidak merasa nyaman dengan agamanya. Kemudian ia mengalami pergolakan batin untuk mencari agama yang dapat menentramkan hatinya. Pencarian agamanya membawa hingga ke jazirah Arab dan akhirnya memeluk agama Islam.
Ia menjadi pahlawan dengan ide membuat parit dalam upaya melindungi kota Madinah dalam pertempuran khandaq. Setelah meninggalnya Nabi Muhammad, ia dikirim untuk menjadi gubernur di daerah kelahirannya, hingga ia wafat.
Salman Al-Farisi

( Perantau Sejati Dalam Mencari Kebenaran )
Dari Persi datangnya pahlawan kali ini. Dan dari Persi pula Agama Islam nanti dianut oleh orang-orang Mu'min yang tidak sedikit jumlahnya, dari kalangan mereka muncul pribadi-pribadi istimewa yang tiada taranya, baik dalam bidang kedalaman ilmu pengetahuan dan ilmuan dan keagamaan, maupun keduniaan.
Dan memang, salah satu dari keistimewaan dan kebesaran al-Islam ialah, setiap ia memasuki suatu negeri dari negeri-negeri Allah, maka dengan keajaiban luar biasa dibangkitkannya setiap keahlian, digerakkannya segala kemampuan serta digalinya bakat-bakat terpendam dari warga dan penduduk negeri itu, dokter-dokter Islam, ahli-ahli astronomi Islam, ahli-ahli fiqih Islam, ahli-ahli ilmu pasti Islam dan penemu-penemu mutiara Islam.
Ternyata bahwa pentolan-pentolan itu berasal dari setiap penjuru dan muncul dari setiap bangsa, hingga masa-masa pertama perkembangan Islam penuh dengan tokoh-tokoh luar biasa dalam segala lapangan, baik cita maupun karsa, yang berlainan tanah air dan suku bangsanya, tetapi satu Agama. Dan perkembangan yang penuh berkah dari Agama ini telah lebih dulu dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahkan beliau telah menerima janji yang benar dari Tuhannya Yang Maha Besar lagi Maha Mengetahui. Pada suatu hari diangkatlah baginya jarak pemisah dari tempat dan waktu, hingga disaksikannyalah dengan mata kepala panji-panji Islam berkibar di kota-kota di muka bumi, serta di istana dan mahligai-mahligai para penduduknya.
Salman radhiyallahu 'anhu sendiri turut menyaksikan hal tersebut, karena ia memang terlibat dan mempunyai hubungan erat dengan kejadian itu. Peristiwa itu terjadi waktu perang Khandaq, yaitu pada tahun kelima Hijrah. Beberapa orang pemuka Yahudi pergi ke Mekah menghasut orang-orang musyrik dan golongan-golongan kuffar agar bersekutu menghadapi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan Kaum Muslimin, serta mereka berjanji akan memberikan bantuan dalam perang penentuan yang akan menumbangkan serta mencabut urat akar Agama baru ini.
Siasat dan taktik perang pun diaturlah secara licik, bahwa tentara Quraisy dan Ghathfan akan menyerang kota Madinah dari luar, sementara Bani Quraidlah (Yahudi) akan menyerang-nya dari dalam -- yaitu dari belakang barisan Kaum Muslimin sehingga mereka akan terjepit dari dua arah, karenanya mereka akan hancur lumat dan hanya tinggal nama belaka.
Demikianlah pada suatu hari Kaum Muslimin tiba-tiba melihat datangnya pasukan tentara yang besar mendekati kota Madinah, membawa perbekalan banyak dan persenjataan lengkap untuk menghancurkan. Kaum Muslimin panik dan mereka bagaikan kehilangan akal melihat hal yang tidak diduga-duga itu. Keadaan mereka dilukiskan oleh al-Quran sebagai berikut:
Ketika mereka datang dari sebelah atas dan dari arah bawahmu, dan tatkala pandangan matamu telah berputar liar, seolah-olah hatimu telah naik sampai kerongkongan, dan kamu menaruh sangkaan yang bukan-bukan terhadap Allah. (Q.S. 33 al-Ahzab:l0)
24.000 orang prajurit di bawah pimpinan Abu Sufyan dan Uyainah bin Hishn menghampiri kota Madinah dengan maksud hendak mengepung dan melepaskan pukulan menentukan yang akan menghabisi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, Agama serta para shahabatnya.
Pasukan tentara ini tidak saja terdiri dari orang-orang Quraisy, tetapi juga dari berbagai kabilah atau suku yang menganggap Islam sebagai lawan yang membahayakan mereka. Dan peristiwa ini merupakan percobaan akhir dan menentukan dari fihak musuh-musuh Islam, baik dari perorangan, maupun dari suku dan golongan.
Kaum Muslimin menginsafi keadaan mereka yang gawat ini, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam-pun mengumpulkan para shahabatnya untuk bermusyawarah. Dan tentu saja mereka semua setuju untuk bertahan dan mengangkat senjata, tetapi apa yang harus mereka lakukan untuk bertahan itu?
Ketika itulah tampil seorang yang tinggi jangkung dan berambut lebat, seorang yang disayangi dan amat dihormati oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Itulah dia Salman al-Farisi radhiyallahu 'anhu!' Dari tempat ketinggian ia melayangkan pandang meninjau sekitar Madinah, dan sebagai telah dikenalnya juga didapatinya kota itu di lingkung gunung dan bukit-bukit batu yang tak ubah bagai benteng juga layaknya. Hanya di sana terdapat pula daerah terbuka, luas dan terbentang panjang, hingga dengan mudah akan dapat diserbu musuh untuk memasuki benteng pertahanan.
Di negerinya Persi, Salman radhiyallahu 'anhu telah mempunyai pengalaman luas tentang teknik dan sarana perang, begitu pun tentang siasat dan liku-likunya. Maka tampillah ia mengajukan suatu usul kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yaitu suatu rencana yang belum pernah dikenal oleh orang-orang Arab dalam peperangan mereka selama ini. Rencana itu berupa penggalian khandaq atau parit perlindungan sepanjang daerah terbuka keliling kota.
Dan hanya Allah yang lebih mengetahui apa yang akan dialami Kaum Muslimin dalam peperangan itu seandainya mereka tidak menggali parit atas usul Salman radhiyallahu 'anhu tersebut.
Demi Quraisy menyaksikan parit terbentang di hadapannya, mereka merasa terpukul melihat hal yang tidak disangka-sangka itu, hingga tidak kurang sebulan lamanya kekuatan mereka bagai terpaku di kemah-kemah karena tidak berdaya menerobos kota.
Dan akhirnya pada suatu malam Allah Ta'ala mengirim angin topan yang menerbangkan kemah-kemah dan memporak-porandakan tentara mereka. Abu Sufyan pun menyerukan kepada anak buahnya agar kembali pulang ke kampung mereka ... dalam keadaan kecewa dan berputus asa serta menderita kekalahan pahit ...
Sewaktu menggali parit, Salman radhiyallahu 'anhu tidak ketinggalan bekerja bersama Kaum Muslimin yang sibuk menggali tanah. Juga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ikut membawa tembilang dan membelah batu. Kebetulan di tempat penggalian Salman radhiyallahu 'anhu bersama kawan-kawannya, tembilang mereka terbentur pada sebuah batu besar.
Salman radhiyallahu 'anhu seorang yang berperawakan kuat dan bertenaga besar. Sekali ayun dari lengannya yang kuat akan dapat membelah batu dan memecahnya menjadi pecahan-pecahan kecil. Tetapi menghadapi batu besar ini ia tak berdaya, sedang bantuan dari teman-temannya hanya menghasilkan kegagalan belaka.
Salman radhiyallahu 'anhu pergi mendapatkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan minta idzin mengalihkan jalur parit dari garis semula, untuk menghindari batu besar yang tak tergoyahkan itu. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun pergi bersama Salman radhiyallahu 'anhu untuk melihat sendiri keadaan tempat dan batu besar tadi. Dan setelah menyaksikannya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meminta sebuah tembilang dan menyuruh para shahabat mundur dan menghindarkan diri dari pecahan-pecahan batu itu nanti....
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu membaca basmalah dan mengangkat kedua tangannya yang mulia yang sedang memegang erat tembilang itu, dan dengan sekuat tenaga dihunjamkannya ke batu besar itu. Kiranya batu itu terbelah dan dari celah belahannya yang besar keluar lambaian api yang tinggi dan menerangi. "Saya lihat lambaian api itu menerangi pinggiran kota Madinah", kata Salman radhiyallahu 'anhu, sementara Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan takbir, sabdanya:
Allah Maha Besar! aku telah dikaruniai kunci-kunci istana negeri Persi, dan dari lambaian api tadi nampak olehku dengan nyata istana-istana kerajaan Hirah begitu pun kota-kota maharaja Persi dan bahwa ummatku akan menguasai semua itu.
Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengangkat tembilang itu kembali dan memukulkannya ke batu untuk kedua kalinya. Maka tampaklah seperti semula tadi. Pecahan batu besar itu menyemburkan lambaian api yang tinggi dan menerangi, sementara Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertakbir sabdanya:
Allah Maha Besar! aku telah dikaruniai kunci-kunci negeri Romawi, dan tampak nyata olehku istana-istana merahnya, dan bahwa ummatku akan menguasainya.
Kemudian dipukulkannya untuk ketiga kali, dan batu besar itu pun menyerah pecah berderai, sementara sinar yang terpancar daripadanya amat nyala dan terang temarang. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun mengucapkan la ilaha illallah diikuti dengan gemuruh oleh kaum Muslimin. Lalu diceritakanlah oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau sekarang melihat istana-istana dan mahligai-mahligai di Syria maupun Shan'a, begitu pun di daerah-daerah lain yang suatu ketika nanti akan berada di bawah naungan bendera Allah yang berkibar. Maka dengan keimanan penuh Kaum Muslimin pun serentak berseru: Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya .... Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya.

Minggu, 04 Desember 2011

Desa Sukahurip Desa Tempat Tinggal Ku yang akan selalu ku kenang

Sukahurip adalah sebuah desa di Kecamatan Pamarican, Ciamis, Jawa Barat.Typologi wilayah Desa Sukahurip merupakan Desa Perbukitan dengan luas wilayah 2.562 Ha. yang sebagian besar ( 89,7% ) merupakan daerah pertanian . Jarak ke Ibukota Provinsi 163 km, sedangkan jarak ke Ibukota Kabupaten Ciamis 39 km dan merupakan desa Ibukota Kecamatan sehingga jarak ke Kantor Kecamatan hanya 3 km. Kebesaran nama Sukahurip sangat melekat dengan keramah-tamahannya dan masyarakat yang 100 % beragama Islam yang dilatar belakangi keberadaan Sekolah Formal sebanyak 3 Sekolah Dasar, 1 MTs dan 1 SMK serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Melek Hurup dan kegiatan keagamaan lainnya seperti kegiatan Pengajian mingguan ibu-ibu dan muda mudi. Sesuai dengan kondisi lingkungan geografis, Pemeritah Desa Sukahurip mendorong masyarakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan taraf hidup yang ditunjang dengan bekal pelatihan atau dapat dikatakan mencari pengalaman/menimba ilmu di luar daerah ditopang dengan motivasi dan inisiatif yang dinamis. Sebagai bukti dapat kita temui di Desa Sukahurip banyak potensi-potensi terutama dikalangan generasi muda sebagai penerus cita-cita "Lemah Cai" juga pengurangan pengangguran di antaranya adanya beberapa pengrajin kripik tempe dan pisang serta berdirinya pengrajin Bola Sepak dan Bola Volley yang merupakan sebuah karya Pemuda/Karang Taruna Desa Sukahurip. Tiada lain itu semua berlandaskan kepada Motto yang berbunyi " Hari esok harus lebih baik dari hari ini " dan sesuai dengan salah satu makna Ayat dalam Surat Al-Baqoroh bahwa " Sesuatu kaum atau golongan tidak akan berubah nasibnya kalau kaum/golongannya itu sediri tidak ingin merubahnya ". Dengan adanya Peraturan Pemeritah Nomor 72 Tahun 2006,tentang Desa yang pada prinsipnya penyelenggaraan Desa diarahkan untuk selalu berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan selalu memperhatikan kepentingan dan aspirasi yang tumbuh dalam masyarakat. Sehinga nantinya setiap desa bisa menggali potensi dirinya dalam membangun daerahnya, sesuai kemampuan dan skala prioritas yang ada. Begitu pula dengan Desa Sukahurip sampai saat ini terus berbenah diri membangun Desa dengan mengandalkan swadaya dan partisipasi masyarakat.

KEADAAN UMUM Desa Sukahurip
1. Wilayah Administrasi Desa
  Desa Sukahurip terdiri dari 3 Dusun yaitu Dusun Ciparakan, Dusun Sambungjaya dan Dusun Kertajaya,
  11 Rukun Warga dan 29 Rukun Tetangga, dengan luas wilayah secara keseluruhan mencapai 544.277 Ha,
  yang terdiri dari tanah sawah seluas 277 Ha,tanah perkebunan seluas 118,05 Ha, dan pemukiman
  seluas 187 Ha dengan ketinggian 55 meter dari permukaan laut dan curah hujan rata-rata 148 mm 
  per tahun dengan suhu udara rata-rata 27 oC.
2. Letak Geografis
  Dilihat dari letak geografis Desa Sukahurip mempunyai batas wilayah sbb :
  * Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Bangunsari
  * Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Kertahayu
  * Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Karyamukti
  * Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Pamarican 
3. Lembaga Kemasyarakatan
  a. Organisasi Perempuan
  b. Organisasi Pemuda
  c. LPMD
  d. Kelompok Gotong Royong
  e. Karang Taruna
  f. Lembaga Adat
  g. Paguyuban Desa Sehat
KEGIATAN DI BIDANG BUDAYA DAN SENI
Berpijak dan berpegang kepada peninggalansebagai warisankaruhun menjadi nilai tambah " WAJAH DESA SUKAHURIP " dilihat dari sudut pandang Seni dan Budaya yang perlu dijaga, dilestarikan dan ditindak lanjuti lebih dinamis. Di antara seni dan budaya sebagaimana dimaksud diatas meliputi lingkungan seni : 1. Campursari 2. Wayang Kulit 3. Kuda Lumping
DATA PERANGKAT DESA SUKAHURIP KECAMATAN PAMARICAN KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2009 1. TURIMAN, S.Ag. Kepala Desa 2. ENDANG SUTIA Sekretaris Desa 3. JARMIN TEGUH PRABOWO Kaur. Umum 4. FARID FUAD, S.Ag. Kaur. Keuangan 5. MUSLIHAT Kasi Pemerintahan 6. ERO SURYONO Kasi Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat 7. LILI WIDIAWATI Kasi Kesejahteraan Rakyat 8. YANTO SUPRIYANTO Kadus Ciparakan 9. KADIS SUPRIANTO Kadus Sambungjaya 10 NONO SURYANA Kadus Kertajaya
DATA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) 1. SUYONO, S.Pd. Ketua BPD 2. YUSMAN Wakil Ketua 3. HENDI, A.Ma Sekretaris BPD 4. SUKIMAN, S.Pd.I Anggota 5. RENI Anggota 6. NANA HERYANA Anggota 7. YENI YUSTIANI Anggota 8. AAN FAUZAN, A.Ma Anggota 9. AJAT SUDRAJAT Anggota
SUSUNAN PENGURUS LPMD DESA SUKAHURIP Ketua : Drs. SUSONO Wakil Ketua : DJUDJU SUHERMAN, S.Pd. Sekretaris : ABDUL MUIZ ALI, S.Ag. Bendahara : EHOM KARSONO Seksi Perekonomian : SUTARA Seksi Organisasi dan Kemitraan : NANAN NURHASANAH Seksi Pemberdayaan Perempuan : ENI ROHAENI Seksi Pembangunan : ENDANG BUDIMAN
DAFTAR PENGURUS KARANG TARUNA DESA SUKAHURIP KECAMATAN PAMARICAN 1. Drs. PUJIONO : Ketua merangkap anggota 2. PRAYITNO : Wakil Ketyua I merangkap anggota 3. YAYAT HIDAYAT : Wakil Ketua II merangkap anggota 4. WASIN AN-NUR : Wakil Ketua III merangkap anggota 5. HENDRA MAULANA, ST. : Sekretaris merangkap anggota 6. SISKA NURAENI : Wakil Sekretaris merangkap anggota 7. DAYAT HIDAYAT : Bendahara merangkap anggota 8. ALVIN M. SHIHAB, S.Ag. : Anggota Divisi Pendidikan, Dakwah dan Pelatihan 9. ENDANG DUKI, S.Pd. : Anggota Divisi Pendidikan, Dakwah dan Pelatihan 10. JAKARIA, S.Ag. : Anggota Divisi Pendidikan, Dakwah dan Pelatihan 11. DUDI YULIADI, A.Ma : Anggota Divisi Pendidikan, Dakwah dan Pelatihan 12. SALIM : Anggota Divisi Kewirausahaan 13. SARIPIN : Anggota Divisi Kewirausahaan 14. DASLI : Anggota Divisi Kewirausahaan 15. BERI : Anggota Divisi Kewirausahaan 16. JARMIN TEGUH PRABOWO : Anggota Divisi Humas 17. MUSLIHAT : Anggota Divisi Humas 18. AI FATINI : Anggota Divisi Humas 19. BAEHAKI EFENDI, A.Ma : Anggota Divisi Humas 20. YADI SURYADI, S.Pd. : Anggota Divisi Olahraga dan Seni 21. ACENG : Anggota Divisi Olahraga dan Seni 22. ASEP ASIKIN : Anggota Divisi Olahraga dan Seni 23. AGUS RAHMAT : Anggota Divisi Olahraga dan Seni

jenis topologi

Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 5 kategori utama seperti di bawah ini.
Setiap jenis topologi di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna.

Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain. Di banyak negara, perdagangan internasional menjadi salah satu faktor utama untuk meningkatkan GDP. Meskipun perdagangan internasional telah terjadi selama ribuan tahun (lihat Jalur Sutra, Amber Road), dampaknya terhadap kepentingan ekonomi, sosial, dan politik baru dirasakan beberapa abad belakangan. Perdagangan internasional pun turut mendorong Industrialisasi, kemajuan transportasi, globalisasi, dan kehadiran perusahaan multinasional.

Teori Perdagangan Internasional

Menurut Amir M.S., bila dibandingkan dengan pelaksanaan perdagangan di dalam negeri, perdagangan internasional sangatlah rumit dan kompleks. Kerumitan tersebut antara lain disebabkan karena adanya batas-batas politik dan kenegaraan yang dapat menghambat perdagangan, misalnya dengan adanya bea, tarif, atau quota barang impor.
Selain itu, kesulitan lainnya timbul karena adanya perbedaan budaya, bahasa, mata uang, taksiran dan timbangan, dan hukum dalam perdagangan.

Model Ricardian

Model Ricardian memfokuskan pada kelebihan komparatif dan mungkin merupakan konsep paling penting dalam teori pedagangan internasional. Dalam Sebuah model Ricardian, negara mengkhususkan dalam memproduksi apa yang mereka paling baik produksi. Tidak seperti model lainnya, rangka kerja model ini memprediksi dimana negara-negara akan menjadi spesialis secara penuh dibandingkan memproduksi bermacam barang komoditas. Juga, model Ricardian tidak secara langsung memasukan faktor pendukung, seperti jumlah relatif dari buruh dan modal dalam negara.

Model Heckscher-Ohlin

Model Heckscgher-Ohlin dibuat sebagai alternatif dari model Ricardian dan dasar kelebihan komparatif. Mengesampingkan kompleksitasnya yang jauh lebih rumit model ini tidak membuktikan prediksi yang lebih akurat. Bagaimanapun, dari sebuah titik pandangan teoritis model tersebut tidak memberikan solusi yang elegan dengan memakai mekanisme harga neoklasikal kedalam teori perdagangan internasional.
Teori ini berpendapat bahwa pola dari perdagangan internasional ditentukan oleh perbedaan dalam faktor pendukung. Model ini memperkirakan kalau negara-negara akan mengekspor barang yang membuat penggunaan intensif dari faktor pemenuh kebutuhan dan akan mengimpor barang yang akan menggunakan faktor lokal yang langka secara intensif. Masalah empiris dengan model H-o, dikenal sebagai Pradoks Leotief, yang dibuka dalam uji empiris oleh Wassily Leontief yang menemukan bahwa Amerika Serikat lebih cenderung untuk mengekspor barang buruh intensif dibanding memiliki kecukupan modal.

Faktor Spesifik

Dalam model ini, mobilitas buruh antara industri satu dan yang lain sangatlah mungkin ketika modal tidak bergerak antar industri pada satu masa pendek. Faktor spesifik merujuk ke pemberian yaitu dalam faktor spesifik jangka pendek dari produksi, seperti modal fisik, tidak secara mudah dipindahkan antar industri. Teori mensugestikan jika ada peningkatan dalam harga sebuah barang, pemilik dari faktor produksi spesifik ke barang tersebut akan untuk pada term sebenarnya. Sebagai tambahan, pemilik dari faktor produksi spesifik berlawanan (seperti buruh dan modal) cenderung memiliki agenda bertolak belakang ketika melobi untuk pengednalian atas imigrasi buruh. Hubungan sebaliknya, kedua pemilik keuntungan bagi pemodal dan buruh dalam kenyataan membentuk sebuah peningkatan dalam pemenuhan modal. Model ini ideal untuk industri tertentu. Model ini cocok untuk memahami distribusi pendapatan tetapi tidak untuk menentukan pola pedagangan. Jangan dipercaya,bohong tu.

Model Gravitasi

Model gravitasi perdagangan menyajikan sebuah analisa yang lebih empiris dari pola perdagangan dibanding model yang lebih teoritis diatas. Model gravitasi, pada bentuk dasarnya, menerka perdagangan berdasarkan jarak antar negara dan interaksi antar negara dalam ukuran ekonominya. Model ini meniru hukum gravitasi Newton yang juga memperhitungkan jarak dan ukuran fisik di antara dua benda. Model ini telah terbukti menjadi kuat secara empiris oleh analisa ekonometri. Faktor lain seperti tingkat pendapatan, hubungan diplomatik, dan kebijakan perdagangan juga dimasukkan dalam versi lebih besar dari model ini.

Manfaat perdagangan internasional

Menurut Sadono Sukirno, manfaat perdagangan internasional adalah sebagai berikut.
  • Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi di negeri sendiri
    Banyak faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan hasil produksi di setiap negara. Faktor-faktor tersebut di antaranya : Kondisi geografi, iklim, tingkat penguasaan iptek dan lain-lain. Dengan adanya perdagangan internasional, setiap negara mampu memenuhi kebutuhan yang tidak diproduksi sendiri.
  • Memperoleh keuntungan dari spesialisasi
    Sebab utama kegiatan perdagangan luar negeri adalah untuk memperoleh keuntungan yang diwujudkan oleh spesialisasi. Walaupun suatu negara dapat memproduksi suatu barang yang sama jenisnya dengan yang diproduksi oleh negara lain, tapi ada kalanya lebih baik apabila negara tersebut mengimpor barang tersebut dari luar negeri.
  • Memperluas pasar dan menambah keuntungan
    Terkadang, para pengusaha tidak menjalankan mesin-mesinnya (alat produksinya) dengan maksimal karena mereka khawatir akan terjadi kelebihan produksi, yang mengakibatkan turunnya harga produk mereka. Dengan adanya perdagangan internasional, pengusaha dapat menjalankan mesin-mesinnya secara maksimal, dan menjual kelebihan produk tersebut keluar negeri.
  • Transfer teknologi modern
    Perdagangan luar negeri memungkinkan suatu negara untuk mempelajari teknik produksi yang lebih efesien dan cara-cara manajemen yang lebih modern.

Faktor pendorong

Banyak faktor yang mendorong suatu negara melakukan perdagangan internasional, di antaranya sebagai berikut :
  • Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri
  • Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara
  • Adanya perbedaan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengolah sumber daya ekonomi
  • Adanya kelebihan produk dalam negeri sehingga perlu pasar baru untuk menjual produk tersebut.
  • Adanya perbedaan keadaan seperti sumber daya alam, iklim, tenaga kerja, budaya, dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi dan adanya keterbatasan produksi.
  • Adanya kesamaan selera terhadap suatu barang.
  • Keinginan membuka kerja sama, hubungan politik dan dukungan dari negara lain.
  • Terjadinya era globalisasi sehingga tidak satu negara pun di dunia dapat hidup sendiri.

Peraturan/Regulasi Perdagangan Internasional

Umumnya perdagangan diregulasikan melalui perjanjian bilatera antara dua negara. Selama berabad-abad dibawah kepercayaan dalam Merkantilisme kebanyakan negara memiliki tarif tinggi dan banyak pembatasan dalam perdagangan internasional. pada abad ke 19, terutama di Britania, ada kepercayaan akan perdagangan bebas menjadi yang terpenting dan pandangan ini mendominasi pemikiran di antaranegara barat untuk beberapa waktu sejak itu dimana hal tersebut membawa mereka ke kemunduran besar Britania. Pada tahun-tahun sejak Perang Dunia II, perjanjian multilateral kontroversial seperti GATT dab WTO memberikan usaha untuk membuat regulasi lobal dalam perdagangan internasional. Kesepakatan perdagangan tersebut kadang-kadang berujung pada protes dan ketidakpuasan dengan klaim dari perdagangan yang tidak adil yang tidak menguntungkan secara mutual.
Perdagangan bebas biasanya didukung dengan kuat oleh sebagian besar negara yang berekonomi kuat, walaupun mereka kadang-kadang melakukan proteksi selektif untuk industri-industri yang penting secara strategis seperti proteksi tarif untuk agrikultur oleh Amerika Serikat dan Eropa. Belanda dan Inggris Raya keduanya mendukung penuh perdagangan bebas dimana mereka secara ekonomis dominan, sekarang Amerika Serikat, Inggris, Australia dan Jepang merupakan pendukung terbesarnya. Bagaimanapun, banyak negara lain (seperti India, Rusia, dan Tiongkok) menjadi pendukung perdagangan bebas karena telah menjadi kuat secara ekonomi. Karena tingkat tarif turun ada juga keinginan untuk menegosiasikan usaha non tarif, termasuk investasi luar negri langsung, pembelian, dan fasilitasi perdagangan. Wujud lain dari biaya transaksi dihubungkan dnegan perdagangan pertemuan dan prosedur cukai.
Umumnya kepentingan agrikultur biasanya dalam koridor dari perdagangan bebas dan sektor manufaktur seringnya didukung oleh proteksi. Ini telah berubah pada beberapa tahun terakhir, bagaimanapun. Faktanya, lobi agrikultur, khususnya di Amerika Serikat, Eropa dan Jepang, merupakan penanggung jawab utama untuk peraturan tertentu pada perjanjian internasional besar yang memungkinkan proteksi lebih dalam agrikultur dibandingkan kebanyakan barang dan jasa lainnya.
Selama reses ada seringkali tekanan domestik untuk meningkatkan tarif dalam rangka memproteksi industri dalam negri. Ini terjadi di seluruh dunia selama Depresi Besar membuat kolapsnya perdagangan dunia yang dipercaya memperdalam depresi tersebut.
Regulasi dari perdagangan internasional diselesaikan melalui World Trade Organization pada level global, dan melalui beberapa kesepakatan regional seperti MerCOSUR di Amerika Selatan, NAFTA antara Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko, dan Uni Eropa anatara 27 negara mandiri. Pertemuan Buenos Aires tahun 2005 membicarakan pembuatan dari Free Trade Area of America (FTAA) gagal total karena penolakan dari populasi negara-negara Amerika Latin. Kesepakatan serupa seperti MAI (Multilateral Agreement on Invesment) juga gagal pada tahun-tahun belakangan ini.


f@riez'zZ
IX B